KOMITMEN GURU YANG PROFESIONAL
PROFESI KEGURUAN
KOMITMEN GURU YANG PROFESIONAL
Disusun oleh: Dede Siti Nurhajizah 161100294
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS AGAMA ISLAM
UNIVERSITAS ALMA ATA
YOGYAKARTA
2019
A.
Pengertian Komitmen Guru
Kata commitment berasal dari Bahasa Latin commitere, to connect,
entrust-the state of being obligated or emotionally impelled, adalah keyakinan
yang mengikat (aqad) sedemikian kukuhnya sehingga membelenggu seluruh hati
nuraninya dan kemudian menggerakkan perilaku menuju arah yang diyakininya (I’tiqad).
(Tasmara, 2006:26)
Park (dalam Ahmad dan Razak, 2007) menjelaskan, komitmen guru
merupakan kekuatan batin yang dating dari dalam hati seorang guru dan kekuatan
dari luar guru itu sendiri tentang tugasnya yang dapat memberi pengaruh besaar
terhadap sikap guru berupa tanggungn jawab dan responsive (inovatif) terhadap
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Jadi,
di dalam komitmern tersebvut terdapat beberapa unsur anatara lain adanya
kermampuan memahami diri da tugasnya, pancaran sikap batin (kekuatan batin),
kekuatan dari luar, dan tanggap terhadap perubahan. Unsur-unsur inilah yang
melahirkan tanggung jawab terhadap tugas dan kewajiban yang menjadi komitmen
seseorang, sehingga tugas tersebut dilakukan dengan penuh keikhlasan.
B.
Macam-macam Komitmen Guru
Profesional
Luis
(dalam Ahmad dan Razak, 2007) menjelaskan empat jenis komitmen guru:
1.
Komitmen terhadap sekolah sebagai satu unit social
Sekolah merupakan lembaga social;
yang tumbuh dan berkembang dari dan untk mayarakat.
Lembaga social; formal tersebut bias
disebut sebagai suatu organisasi yaitu terikat pada tata aturan formasl,
memiliki program dan target atau sasaran yang jelas, serta memiliki struktur
kepemimpinan penyelenggaraan atau pengelolaan yang resmi.
2.
Komitmen terhadap kegiatan akademik sekolah
a.
Guru sebagai perancang pembelajaran
b.
Guru sebagai pengelola pem,belajaran
c.
Guru sebagai pelaksana kurikulum
d.
Guru sebagai evaluator
3.
Komitmen terhadap siswa-siswi sebagai individu yang unik
Gardner (1995) mengenai perbedaan
yang prinsip dari siswa yang harus diketahui oleh guru sebagai landasan
membangun komitmen kesadaran bahwa pelajar adalah individu yang unik.
a.
Perbedaan dalam latar belakang rumah
b.
Perbedaan dalam kesehatan dan nutrisi
c.
Perbedaan dalam kemampuan anak di sekolah
d.
Perbedaan perbedaan dalam minat
4.
Komitmen untuk menciptakan pengajaran bermutu
a.
Pembelajaran aktif danmenyenangkan
b.
Keterampilan dasar mengajar
1)
Keterampilan membuka dan menutup pelajaran
2)
Bertanya
3)
Memberi penguatan
4)
Menjelaskan
5)
Mengelola kelas
6)
Mengadakan variasi
7)
Membimbing diskusi kelompok kecil
8)
Mengajar kelompojk kecil
C.
Ciri-ciri Komitmen Guru Profesional
Glickman
(Burhanuddin, dkk, 1995 : 124) menggambarkan ciri-ciri komitmen guru
professional, Antara lain:
1.
Tingginya perhatian terhadap siswa-siswi
a.
Memberikan bimbingan
b.
Mengadakan komunikasi yang intensif terutama dalam memperoleh
informasi tentang anak didik.
Yakni guru harus selalu menjalin
komunikasi intensif dengan orang tua dan masyarakat terkait dengan keadaan
keluarga, lingkungan, dan pergaulan siswa siswinya.
2.
Banyak waktu dan tenaga yang dikeluarkan untuk melaksanakan
tugasnya
a.
Banyaknya waktu dan tenaga yang dikeluarkan
1)
Guru tidak hanya pendidik di dalam kelas, tetapi juga di sela-sela
waktu diluar jam mengajar
2)
Guru sebagai penghubung Antara sekolah dan masyarakat
3.
Bekerja sebanyak-banyaknya untuk orang lain.
a.
Bekerja sebanyak-banyaknya untuk orang lain,
Guru adalah pekerjaan bidang jasa,
terkait dengan tugas tersebut, para guru di bebankan dengan tugas-tugas sebagai
berikut:
1)
Tugas professional
Meliputi mendidik, mengajar, dan
melatih
2)
Tugas kemanusiaan
Meliputi penanaman nilai moral
kepada anak didik, dan menjadi orang tua kedua bagi siswa siswi nya.
3)
Tugas kemasyarakatan
Meliputi, mendidik dan mengajar
masyarakat untuk menjadi warga Negara yang bermoral pancasila. Dan mencerdaskan
masyarakat.
D.
Contoh Komitmen Guru Profesional
1.
Tugas sebagai guru merupakan pancaran sikap batin
a.
Ketulusan hati menjalankan tugas
b.
Menjaga kewibawaan di hadapan anak didik. Langeveld (Isjoni, 2006;
164) ada tiga sendi kewibawaan yang harus di bina, yaitu kepercayaan, kasih
sayang, dan kemampuan.
2.
Siap sedia di manapun
a.
Siap dan bersdia untuk ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
b.
Jika berhasil lulus seleksi, maka pernyataan yang sudah dibuat akan
menjadi komitmen yang harus dilaksanakan.
3.
Tanggap terhadap perubahan
Tuntutan seorang guru professional
salah satnya adalah selalu bersedia dan berupaya mengembangkan dirinya dengan
jalan mengisi waktu luangnya untuk selalu belajar dan bersikap responsive
terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
a.
Setiap waktu terus menerus menambah khazanah pengetahuan
b.
Membudayakan diri dengan memiliki cukup waktu luang untuk
mempertajam daya intelektualnya.